catatan yang punya cacatan
Aku terlalu ingin menjadi serupa mak. Punya personaliti yang lantang, berani dan tegas. Sehingga saat ini aku masih tak punya satu. Mungkin gene itu tidak termasuk ketika random assortment. (mungkinkah genetic?) Aku penyimpan mohor paling besar. Aku tak mungkin berterus-terang, aku takut untuk menghadapi kebenaran. Aku tak mungkin tegaskan pendirianku, mungkin juga aku hanya mengikut. Aku pengikut juga pemberontak. Tapi kadang-kadang aku perlu nyatakan pendirianku, aku perlu tegas. Namun itu bukan aku untuk melakukan sesuatu yang memerlukan keberanian sebesar itu. Jika aku emak aku, tentu semua perkara sudah langsai. Mungkin tiada siapa yang tahu tapi aku tetap tak langsai.Aku punya pendapat tapi aku tak punya keteguhan. Aku terbelit-belit dengan pendapat aku dengan pilihan aku. Adakah aku sedang memakan aku sendiri. Aku tak mungkin menjadi seperti mak. Sukar terlalu sukar, kalau mudah tak mungkin aku pilih untuk diam. Tapi aku miliki satu bakat seperti mak walau aku tak dapat tandingi. Namun aku akan tetap diam sebab aku sanggup untuk berdiam walau tak mungkin selama mana. Tapi aku akan berdiam tetap berdiam atau mungkin waktu itu aku sudah tiada waktu untuk berkata. Tapi otak aku tak dapat berdiam. Ia sangat kompleks. Hati aku juga tak mampu berdiam namun tetap berkata-kata walau sudah banyak aku aku jerit DIAM. Mana mungkin aku diam. Mungkin juga aku diam pada prinsip ayah untuk hanya berkata bila hanya perlu berkata-kata. Itu aku bukan kamu bukan kalian bukan sesiapa. Aku punya kepelikan sendiri punya personaliti yang entah apa-apa, namun itu tetap aku. Aku tegaskan itu memang aku.
